Senin, 19 Februari 2018

Hasil Referendum: Catalonia Merdeka dari Spanyol

Reporter:

Yon Yoseph

Editor:

Maria Rita Hasugian

Senin, 2 Oktober 2017 08:39 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hasil Referendum: Catalonia Merdeka dari Spanyol

    Ekspresi sejumlah warga saat menyaksikan hasil penghitungan suara referendum kemerdekaan Catalonia di Plaza Catalunya, Barcelona, Spanyol, 1 Oktober 2017. Pemerintah Catalonia, mengumumkan 90 persen warga Catalan yang memberikan suara memilih merdeka dala

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Catalonia mengumumkan 90 persen dari 2,26 juta orang yang memberikan suara dalam referendum kemerdekaan, memilih untuk merdeka dari Spanyol.

    Jumlah itu mewakili sekitar 42,3 persen dari jumlah total pemilih Catalonia yang mencapai 5,34 juta. Pejabat setempat mengatakan 770.000 suara hilang karena gangguan di tempat pemungutan suara oleh polisi Spanyol.

    Baca: Referendum Diserbu, Wali Kota Barcelona Minta PM Spanyol Mundur

    Carles Puigdemont, pemimpin Catalan, mengumumkan dalam sebuah pernyataan di televisi bahwa Catalonia  telah mendapatkan hak untuk menjadi negara merdeka dan hasilnya akan disahkan parlemen daerah dalam beberapa hari mendatang.

    "Dengan harapan dan penderitaan ini, warga Catalonia telah memenangkan hak atas negara merdeka dalam bentuk sebuah republik," kata Puigdemont, seperti yang dilansir Channel News Asia pada 2 Oktober 2017.

    Dia juga mengatakan bahwa Uni Eropa tak bisa lagi terus mengabaikan  hasil referendum Catalonia.

    Baca: Ribuan Warga Spanyol Tolak Referendum Catalonia Merdeka

    Pejabat Catalan mengatakan lebih dari 800 orang terluka dalam bentrokan dengan polisi anti huru hara selama referendum berlangsung dan mendapat penolakan luas dari warga Madrid.

    Pemerintah Spanyol telah menegaskan bahwa surat suara tersebut tidak memiliki status hukum karena telah diblokir oleh Mahkamah Konstitusi Spanyol yang memutuskannya bertentangan dengan konstitusi 1978.

    Pada hari Minggu siang, 1 Oktober 2017, Kementerian Dalam Negeri Spanyol mengatakan polisi menutup 79 dari 2.315 tempat pemungutan suara yang disiapkan untuk referendum tersebut. Pemerintah Catalan telah melaporkan bahwa, terlepas dari upaya tekanan aparat polisi, pemungutan suara berlangsung di 96 persen tempat pemungutan suara.

    Baca: Ratusan Ribu Warga Catalonia Tuntut Merdeka dari Spanyol 

    Sebelumnya, saat pemungutan suara berakhir, Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy mengatakan bahwa Catalan telah tertipu untuk mengambil bagian dalam pemungutan suara secara ilegal. Dia menyebutnya sebagai lelucon demokrasi.

    Pemerintah regional Catalonia, dengan Barcelona sebagai ibukotanya, memutuskan menggelar referendum untuk menanyakan pendapat publik apakah mereka setuju dengan opsi merdeka dari Spanyol.

    Catalonia merupakan daerah yang kaya dengan pusat bisnis, keuangan, olah raga, dan seni. Mereka merasa berbeda dengan Spanyol dan ingin mengelola daerah mereka sendiri. Selain itu, pendapatan pajak yang cukup besar telah disetorkan kepada pemerintah pusat di kota Madrid, ibukota Spanyol, dan kurang terasa efeknya bagi kesejahteraan warga Catalonia.

    GUARDIAN|CHANNEL NEWS ASIA|YON DEMA


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Diet: Makanan Penurun Berat Badan

    Makanan yang kaya serat, protein dan vitamin cocok bagi orang yang sedang diet.