Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Korea Utara Gelar Lomba Lari Maraton Internasional  

image-gnews
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kanan) tersenyum saat melambai kepada penonton dan peserta Parade Militer Peringatan Berdirinya Korea Utara yang Ke-65 di Pyongyang, Korea Utara.  (AP Photo/KRT via AP Video)
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kanan) tersenyum saat melambai kepada penonton dan peserta Parade Militer Peringatan Berdirinya Korea Utara yang Ke-65 di Pyongyang, Korea Utara. (AP Photo/KRT via AP Video)
Iklan

TEMPO.COPyongyang - Bagi Anda yang hobi berlari dan berwisata, kini ada agenda lomba maraton unik. Untuk pertama kalinya, pemerintah Korea Utara menggelar lomba lari jarak jauh bagi turis mancanegara bertajuk Mangyongdae Prize International Marathon. Lomba maraton Pyongyang sudah ada sejak 27 tahun yang lalu. Tapi baru kali ini lomba tersebut terbuka bagi wisatawan asing.

"Agenda yang mengejutkan ini langsung dibanjiri banyak peminat." kata Simon Cockerell, agen perjalanan Koryo Tours, yang berbasis di Beijing, Rabu, 2 April 2014. "Rencananya, Maraton Pyongyang digelar pada 13 April mendatang."

Tahun ini, Maraton Pyongyang terbagi dalam tiga kelas: maraton penuh sejauh 42,195 kilometer; setengah jarak maraton; dan maraton 10 kilometer. Semua kelas dapat diikuti pelari amatir dari seluruh negara serta atlet lari yang sengaja diundang pemerintah Korea Utara. (Baca juga: Lomba Lari Hanya Mengenakan Bra).

Dalam lomba itu, peserta maraton akan mulai berlari dari Stadion Kim Il-sung. Lalu mereka melintasi Monumen Tentara Cina, kemudian ke Universitas Kim Il-sung, menyeberangi jembatan di atas Sungai Taedong, dan menyusuri sungai untuk kembali ke stadion itu. Diperkirakan, mereka akan berlari sebanyak empat putaran.

Meski Jong-Un memberikan akses bagi pelari mancanegara, sejumlah tempat di Korea Utara tetap tertutup untuk pendatang. Kota yang akan dipertunjukkan kepada pelari serta wisatawan hanya Pyongyang. "Meski begitu, Pyongyang tetap menjadi daya tarik di agenda maraton ini," ujar Cockerell. (Baca juga: Melissa Karim Ikut Tokyo Marathon 2014).

Lomba lari internasional ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah Korea Utara membangun zona perdagangan serta pariwisata. Dan, untuk pertama kalinya, pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, membangun resor ski mewah. Juga lapangan basket serta arena seluncur es di Pyongyang dan beberapa kota lain. "Semua itu ditujukan untuk menghasilkan uang dan meningkatkan pariwisata Korea Utara," tulis Washington Post. (Baca juga: Melanie Putria Geluti Maraton).

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan



WASHINGTON POST | CORNILA DESYANA

Terpopuler
MI5 dan MI6 Dikerahkan Selidiki Ikhwanul Muslimin
Turki Rusuh, Tolak Kemenangan Erdogan 
Pemimpin Spiritual Yahudi Iran Meninggal 
Terkait MH370, Malaysia Akan Gugat Daily Mail? 
10 Fakta tentang Menara Eiffel pada Usia 125 Tahun

 

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Keamanan Google Chrome Kembali Diperbarui Cegah Bug Zero-day

6 Februari 2021

Google Chrome. (google.com)
Keamanan Google Chrome Kembali Diperbarui Cegah Bug Zero-day

Google mengeluarkan pembaruan keamanan untuk Chrome berupa patch untuk mengatasi kerentanan di peramban tersebut.


Eks Dubes Korea Utara yang Membelot Blak-blakan Soal Senjata Nuklir

3 Februari 2021

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un melambai saat upacara Kongres Partai Buruh ke-8 di Pyongyang, Korea Utara 14 Januari 2021.[KCNA melalui REUTERS]
Eks Dubes Korea Utara yang Membelot Blak-blakan Soal Senjata Nuklir

Ia yakin Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un tidak akan menyerahkan persenjataan nuklirnya.


Eks Dubes Korea Utara Untuk Kuwait Kabur ke Korea Selatan

25 Januari 2021

Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un menghadiri pertemuan majelis politik Komite Sentral Partai Buruh Korea, di Korea Utara, dalam foto yang dirilis pada 14 Agustus 2020. Dalam pertemuan tersebut, Kim mengatakan bahwa akan menutup perbatasannya dan menolak bantuan dari luar negeri karena telah melakukan kampanye anti virus yang agresif. KCNA via REUTERS
Eks Dubes Korea Utara Untuk Kuwait Kabur ke Korea Selatan

Mantan duta besar Korea Utara untuk Kuwait Ryu Hyun Woo memutuskan kabur ke Korea Selatan bersama keluarganya.


Kim Jong Un Hukum Berat Warga Korea Utara yang Nikmati Hiburan Korea Selatan

20 Januari 2021

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un melambai saat upacara Kongres Partai Buruh ke-8 di Pyongyang, Korea Utara 14 Januari 2021.[KCNA melalui REUTERS]
Kim Jong Un Hukum Berat Warga Korea Utara yang Nikmati Hiburan Korea Selatan

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un memberlakukan denda atau penjara bagi siapa pun yang ketahuan menikmati hiburan Korea Selatan atau meniru aksennya.


Tahun Baru 2021, Kim Jong Un Pilih Tulis Surat Untuk Rakyatnya

2 Januari 2021

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menghadiri pertemuan Biro Politik Komite Sentral ke-7 Partai Pekerja di Pyongyang, Korea Utara, 30 Desember 2020. Langkah pertama Kim di awal 2021 akan menjadi sinyal pendekatan pertamanya terhadap presiden terpilih Amerika Serikat (AS), Joe Biden. KCNA/via REUTERS
Tahun Baru 2021, Kim Jong Un Pilih Tulis Surat Untuk Rakyatnya

Dalam surat itu, Kim Jong Un mengucapkan terima kasih kepada rakyatnya karena telah mempercayai dan mendukungnya di masa-masa sulit.


Tujuh Negara Tuding Korea Utara Manfaatkan Pandemi Untuk Langgar HAM Warganya

12 Desember 2020

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, tersenyum saat melihat salah satu rumah saat memeriksa lokasi rekonstruksi di daerah yang dilanda topan di Provinsi Hamgyong Selatan, Korea Utara, 14 Oktober 2020. Kim Jong Un menjadi sorotan dunia saat  dirinya menangis di tayangan televisi pada akhir pekan lalu. KCNA via REUTERS
Tujuh Negara Tuding Korea Utara Manfaatkan Pandemi Untuk Langgar HAM Warganya

Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pun menggelar rapat membahas pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di Korea Utara ini


Cina Dikabarkan Beri Vaksin COVID-19 Eksperimental ke Kim Jong Un

2 Desember 2020

Cina Dikabarkan Beri Vaksin COVID-19 Eksperimental ke Kim Jong Un

Korea Utara dikabarkan telah menerima vaksin COVID-19 eksperimental dari Cina. Bahkan, Kim Jong Un dikabarkan sudah memakainya.


Peretas Korea Utara Targetkan Pembuat Vaksin Covid-19 AstraZeneca

30 November 2020

Vaksin Covid-19 AstraZeneca. REUTERS/Dado Ruvic
Peretas Korea Utara Targetkan Pembuat Vaksin Covid-19 AstraZeneca

Para peretas menyamar sebagai perekrut di situs jejaring LinkedIn dan WhatsApp untuk mendekati staf AstraZeneca.


Cegah Covid-19, Korea Utara Tambah Pos Jaga di Perbatasan

29 November 2020

Cegah Covid-19, Korea Utara Tambah Pos Jaga di Perbatasan

Pemerintah Korea Utara menambah jumlah pos penjagaannya dan membangun tembok pertahanan di perbatasannya guna mencegah masuknya virus corona.


Militer Korea Utara Diduga Latih Lumba-lumba Kamikaze

23 November 2020

Foto dokumentasi militer Rusia. Tahun lalu, tiga lumba-lumba ini menghilang di musim kawin untuk mencari pasangan, tetapi kembali ke pangkalan sesudahnya. Dailymail.co.uk
Militer Korea Utara Diduga Latih Lumba-lumba Kamikaze

'Karamba' khusus untuk program pelatihan militer mamalia laut seperti lumba-lumba terekam dalam citra satelit Sungai Taedong.