Ahmed Mohamed Ditangkap karena Bikin Jam, Apalagi Temuannya?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ahmed Mohamed, sempat diinterogasi dan ditahan polisi, serta mendapatkan hukuman skors tiga hari dari sekolah. Menurut Ahmed ia membawa jam tersebut ke sekolah untuk menunjukkan karyanya kepada seorang guru. Vernon Bryant/The Dallas Morning News via AP

    Ahmed Mohamed, sempat diinterogasi dan ditahan polisi, serta mendapatkan hukuman skors tiga hari dari sekolah. Menurut Ahmed ia membawa jam tersebut ke sekolah untuk menunjukkan karyanya kepada seorang guru. Vernon Bryant/The Dallas Morning News via AP

    TEMPO.CO, Texas - Ahmed Mohamed, 14 tahun, siswa pembuat jam rakitan, ditangkap polisi di sekolahnya, MacArthur High School, Irving, Texas, Amerika Serikat. Alasannya, jam yang dibuat Mohamed terlihat seperti bom. Kasus ini berujung hujan simpati dari seluruh dunia.

    Sejak foto Ahmed dengan tangan diborgol beredar luas, kemarahan muncul dari seantero jagat. Mereka mencerca dan membela Ahmed, dengan tagar #IStandWithAhmed.

    Sebelum membuat jam digital yang akan diberikan kepada gurunya, Ahmed telah beberapa kali berkreasi meracik alat-alat elektronik. Menurut koran Toronto Star, Ahmed berhasil merakit sebuah radio yang menjadi kreasi pertamanya.

    Setelah itu, dia mencoba memperbaiki mesin gokar, mobil yang digunakan untuk balapan kelas pemula, dan akhirnya berhasil. "Yang terakhir dia berhasil merakit satu unit speaker dengan kemampuan Bluetooth, yang dijadikan hadiah untuk temannya," tulis media tersebut.

    Keluarga Mohamed mengakui bahwa putranya memang senang dengan hal-hal berbau teknologi. Ia juga sering membuat radio rakitan. "Anak saya ingin menjadi penemu," kata ayahnya, Elhassan Mohamed. "Tapi, karena namanya Mohamed dan kejadian 11 September yang baru diperingati, anak saya mendapat perlakuan buruk."

    TORONTO STAR | FORTUNE | DALLAS NEWS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hypermarket Giant dan Tiga Retail yang Tutup 2017 - 2019

    Hypermarket Giant akan menutup enam gerainya pada Juli 2019. Selain Giant, berikut gerai ritel yang yang bernasib sama dalam dua tahun terakhir.