Rabu, 21 November 2018

Lagi, Gempa Meksiko Berkekuatan 7,2 Magnitudo

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pegawai berhamburan keluar kantor dan gedung usai diguncang gempa bumi di Veracruz, Meksiko, 16 Februari 2018. Pusat gempa dilaporkan di 33 mil (53 kilometer) laut timur Pinotepa de Don Luis, negara bagian Oaxaca, di kedalaman 24 km. (AP Photo/Marco Ugarte)

    Sejumlah pegawai berhamburan keluar kantor dan gedung usai diguncang gempa bumi di Veracruz, Meksiko, 16 Februari 2018. Pusat gempa dilaporkan di 33 mil (53 kilometer) laut timur Pinotepa de Don Luis, negara bagian Oaxaca, di kedalaman 24 km. (AP Photo/Marco Ugarte)

    TEMPO.CO Meksiko City – Sebuah gempa besar mengguncang Meksiko tengah dan selatan dengan kekuatan sekitar 7,2 magnitudo pada Jumat, 16 Februari 2018 waktu setempat.  Sejauh ini, tidak ada korban jiwa atau gedung runtuh akibat gempa ini.

    Pusat gempa berada di lepas pantai Pasifik dekat dengan negara bagian Oaxaca dan memiliki kedalaman sekitar 24,6 kilometer. Ini berdasarkan data yang dirilis Badan Survei Geologi Amerika Serikat. Getaran ini terasa jauh ke selatan hingga Guatemala.

    Warga berhamburan ke luar rumah usai diguncang gempa bumi di Meksiko, 16 Februari 2018. Dikabarkan, gempa tersebut tidak memicu adanya Tsunami. REUTERS

    Baca: Presiden Meksiko Nieto: 15 Warga Meninggal Akibat Gempa

     
     

    Saat ini, bagian selatan dan ibu kota Meksiko masih berupaya bangkit dari dampak gempa yang terjadi pada September 2017.

    “Menteri Dalam Negeri Alfonso Navarrete mengatakan gempa menimbulkan kerusakan ringan di beberapa gedung di Oaxaca tapi tidak ada korban tewas,” begitu dilansir Reuters, Sabtu, 17 Februari 2018.

    Baca: Jumlah Korban Tewas Gempa Iran Dekati Gempa Meksiko, 340 Orang

     
     

    Sejumlah gambar, yang beredar di sosial media, menunjukkan bata dan pecahan bangunan berserakan dan produk makanan jatuh dari rak di supermarket.

    Di ibu kota Mexico city, bangunan bertingkat bergoyang selama sekitar satu menit seiring dibunyikannya alarm gempa. Beberapa bangunan tua di daerah mewah Condesa berbenturan dan beberapa retakan terlihat di tembok.

    Patricia Gutierrez, seorang guru Inggris berusia 66 tahun, mengatakan dia sedang tidur bersama cucu berusia 11 tahun, Juliet, saat alarm gempa terdengar.

    Sejumlah tim penyelamat dari Israel dan Meksiko melakukan pencarian korban yang masih tertimbun dalam bangunan yang hancur akibat gempa bumi di Mexico City, Meksiko, 21 September 2017. Jumlah korban tewas akibat gempa dahsyat yang mengguncang Meksiko terus bertambah yang mencapai 273 korban jiwa. REUTERS/Carlos Jasso

    “Cucu saya mendengar bunyi alarm itu. Saat saya terbangun, saya lihat matanya ketakutan. Dia tidak mengatakan apa apa,” kata Gutierrez, yang langsung keluar dari apartemennya di bagian bawah sebelum goncangan besar terasa. “Saya tinggalkan semua kecuali sepatu dan bayi ini,” kata dia.

    Guadalupe Martinez, pensiunan 64 tahun, mengatakan dia masih merasa terkejut akibat gempa ini. Namun, goncangan kali ini jauh berbeda dengan goncangan yang terjadi di Meksiko pada September 2017. “Kali ini goncangan gempa terasa kuat tapi tidak naik-turun,” kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komposisi Utang Merpati Nusantara Airlines

    Asa bisnis Merpati Nusantara Airlines mengembang menyusul putusan Pengadilan Niaga Surabaya yang mengabulkan penundaan kewajiban pembayaran utang.