Rusia Tak Percaya Suriah Gunakan Senjata Kimia

Reporter

Senin, 2 September 2013 17:17 WIB

Kapal perang Rusia.(Wikipedia)

TEMPO.CO, Moskow - Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, Senin, 2 Septembre 2013, mengatakan, dia sama sekali tidak percaya Suriah menggunakan senjata kimia dalam serangan yang terjadi di pinggiran Damaskus, 21 Agusus 2013, seperti dituduhkan Amerika Serikat dan sekutunya.

"Apa yang diperlihatkan oleh rekan kami Amerika Serikat, Inggris, Prancis, sama sekali tak menyakinkan kami," ujar Lavrov dalam kuliah umum di sebuah universitas.

Sumbe-sumber oposisi Suriah mengatakan, sedikitnya 1.300 orang tewas dalam sebuah serangan gas beracun di kawasan Ghouta, Rabu, 21 Agustus 2013.

Sementara itu, sebuah laporan media pemerintah, Senin, 2 September 2013, menyebutkan, Rusia telah mengirimkan kapal pengintai dari Laut Hitam menuju perairan Suriah.

"Kapal Intai SSV-201 Priazovye pada Ahad petang waktu setempat, 1 September 2013, berlayar menuju kawasan pangkalan militer di Laut Mediterania," demikian seorang sumber militer mengatakan kepada kantor berita Interfax seperti dikutip kantor berita AFP.

Dia menambahkan, "Awak kapal diperintahkan mengumpulkan informasi di kawasan yang sedang dilanda konflik."

AL ARABIYA | CHOIRUL



Topik Terhangat
Polwan Jelita
| Lurah Lenteng | Rupiah Loyo | Konvensi Demokrat | Suap SKK Migas



Berita Terkait
Diduga Mata-mata, Polisi Mesir Tahan Seekor Bangau

Inilah Intervensi Militer AS Paska Perang Vietnam

Oposisi Suriah Kecewa Sikap Obama


Advertising
Advertising



Berita terkait

CIIA: Bahrun Naim Tewas di Suriah, Juga Anaknya yang Kurang Gizi

12 Januari 2018

CIIA: Bahrun Naim Tewas di Suriah, Juga Anaknya yang Kurang Gizi

Direktur Community of Ideological Islamic Analyst (CIIA) Harits Abu Ulya sudah melakukan konfirmasi soal kematian Bahrun Naim.

Baca Selengkapnya

Gadis Cilik Suriah yang Berkicau di Twitter Kunjungi Markas PBB

18 Oktober 2017

Gadis Cilik Suriah yang Berkicau di Twitter Kunjungi Markas PBB

Bana Al Abed, gadis cilik yang mencuit pengalamannya sebagai penduduk Aleppo, Suriah saat dikepung pemberontak diundang ke markas PBB di New York.

Baca Selengkapnya

Tujuh Relawan White Helmets Tewas Ditembak di Suriah

13 Agustus 2017

Tujuh Relawan White Helmets Tewas Ditembak di Suriah

Belum jelas apakah serangan terhadap 7 relawan White Helmets dilakukan atas motif politik atau kriminal

Baca Selengkapnya

Beredar, Video Aparat Turki Siksa Pengungsi Suriah  

31 Juli 2017

Beredar, Video Aparat Turki Siksa Pengungsi Suriah  

Beredar video penjaga perbatasan Turki menyiksa pengungsi Suriah.

Baca Selengkapnya

Indonesia Menyerahkan Ambulans Bantuan untuk Suriah

28 Juli 2017

Indonesia Menyerahkan Ambulans Bantuan untuk Suriah

KBRI Suriah menyerahkan dua ambulans bantuan kemanusiaan dari Dompet Dhuafa dan MER-C kepada Palang Merah Suriah

Baca Selengkapnya

Rumah Sakit Bawah Tanah, Perlindungan Terakhir Paramedis Suriah

23 Juli 2017

Rumah Sakit Bawah Tanah, Perlindungan Terakhir Paramedis Suriah

Guna menghindari terjangan peluru dan bom dari dua pihak yang berperang di wilayah tersebut, petugas medis Suriah membangun rumah sakit bawah tanah

Baca Selengkapnya

Kedutaan Rusia di Suriah Ditembaki dengan Artileri

17 Juli 2017

Kedutaan Rusia di Suriah Ditembaki dengan Artileri

Media pemerintah Suriah meleporkan kedutaan Rusia di Damaskus mengalami penembakan dengan artileri yang menyebakan kerusakan materi.

Baca Selengkapnya

Heboh, Pro Assad dan Oposisi Berkelahi Saat Siaran Langsung

15 Juli 2017

Heboh, Pro Assad dan Oposisi Berkelahi Saat Siaran Langsung

Perdebatan sengit terjadi antara Bilal Daqmaq, kritikus Assad, dan Ahmad Shlash, mantan anggota parlemen Suriah

Baca Selengkapnya

Dokter di Suriah Keluhkan Bantuan Kemanusiaan Turun Drastis

14 Juni 2017

Dokter di Suriah Keluhkan Bantuan Kemanusiaan Turun Drastis

Sejumlah dokter warga Suriah mengungkapkan bantuan kemanusiaan ke Suriah turun drastis dalam dua bulan.

Baca Selengkapnya

Hina Oposisi, Jurnalis Pendukung Assad Diusir dari Gedung PBB

18 Mei 2017

Hina Oposisi, Jurnalis Pendukung Assad Diusir dari Gedung PBB

Delegasi oposisi di PBB mengajukan komplain atas sikap jurnalis Hajli termasuk perilakunya yang dianggap melanggar kode etik jurnalistik.

Baca Selengkapnya